SEJARAH

Badan Rumah Sakit Umum Tabanan selanjutnya disebut (BRSU Tabanan) merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tabanan, terletak di jantung kota dan berdiri pada tanggal 24 November 1953 dengan nama Rumah Sakit Umum Tabanan. Luas areal Rumah Sakit Tabanan seluas 1.610 m2 dengan luas bangunan seluas 6.519,75 m2. Lokasinya yang strategis di pusat kota merupakan keunggulan kompetitif  rumah sakit ini.

 

BRSU Tabanan sejak November 2002 menjadi rumah sakit tipe B Non-pendidikan dengan 180 tempat tidur. Seiring dengan perubahan status dari tipe C+ ke tipe B Non Pendidikan BRSU Tabanan, struktur manajemennya juga mengalami perubahan.

 

 

 

BRSU Tabanan merupakan suatu pusat pelayanan kesehatan prima dan paripurna yang menekankan pada kemampuan yang cepat, tepat, akurat terpercaya dan profesional dengan harga yang terjangkau serta senantiasa mengutamakan kepuasan pelanggan. BRSU Tabanan juga berperan aktif dalam menunjang industri pariwisata di Bali.

 


 

A. BADAN RUMAH SAKIT UMUM TABANAN “TEMPO DOELOE”

Predikat Rumah sakit Tabanan masa lalu, terkenal dengan sebutan “7K” (Kotor,  Konyol, Kumuh, Kumal, Kasar,  Kacau, Kocar-kacir), Murah dan  Buruk .

 

Pangsa pasar saat itu terutama bagi: MASYARAKAT MISKIN Sadikin (BILA SAKIT JADI MISKIN) dan Gaskin (KELUARGA MASYARAKAT SANGAT MISKIN).

Masyarakat golongan/ kelas  menengah, mereka memilih RS  Swasta yang lebih Bersih, Berseri, Tertib, Teratur,Ramah, Rapi, Mahal dan Bagus.

 

Sedangkan untuk masarakat golongan/ kelas keatas  lebih memilih Rumah Sakit Luar Negeri  yang lebih  Bersih, Berseri,Tertib, Teratur, Ramah, Rapi, Menarik, Tangguh Canggih, Baru, Pasti, Baik yang tentunya  Sangat Mahal  dan  Sangat Bagus.

 


 

B. BADAN RUMAH SAKIT UMUM TABANAN “KINI”

Setelah terjadi Reformasi yang dipimpin langsung oleh “dr Ketut Sanjana, M.Kes (Alm)”, sedikit, demi sedikit rumah sakit mengalami perubahan ke arah kemajuan. Predikat 7K berangsungsur-angsur berkurang.

Persepsi, paradigma lama diubah melalui sistim pebelajaran bersama dengan menumbuhkan:

 


VISI:
Rumah Sakit Prima dan Mandiri tahun 2005 serta Rumah Sakit Internasional tahun 2010, berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

 

MISI:
Memberikan pelayanan paripurna yang bermutu prima kepada seluruh lapisan asyarakat dan wisatawan mancanegara, melalui organisasi yang pembelajar, SDM yang profesional, produktif dan berkomitmen serta manajemen yang efektif efisien dan mandiri

MOTTO:
CEMERLANG (Cepat, Efektif, Mudah, Efisien, Ramah, lancar, Aman, Nyaman dan Gairah)

 


 

C. BADAN RUMAH SAKIT UMUM TABANAN “MASA MENDATANG”

Pengembangan fisik terkait dengan pengembangan sarana dan prasarana rumah sakit menjadi keinginan bersama dari penglola, Berkenaan dengan hal tersebut pengembangan lahan di Desa Nyitdah menjadi  “Rumah Sakit Pervert Wing dengan berstandar Insternational”

 

 

Profil wajah Prevert Wing RS Nyitdah yang segera akan di Lounching oleh Bupati Tabanan. Mengenai persiapan telah rampung dilaksanakan termasuk persiapan IT mengenai “System

 

 

 

 

Informasi  Management” (SIM RS) melalui kemitraan dengan pihak ke-3. BRSU Tabanan kini dan masa mendatang dilatarbelakangi oleh kepercayaan masyarakat khususnya masyarakat Tabanan memanfaatkan produk pelayanan kesehatan  yang dimiliki oleh BRSU Tabanan.